PALI, ZBS – Duka menyelimuti warga Kelurahan Talang Ubi Barat, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. Seorang warga Talang Jawa, RT 4 RW 10, bernama Candra, kehilangan istrinya akibat kecelakaan tragis, sementara salah satu anaknya dalam kondisi kritis.
Pelaksana Harian (Plh) Lurah Talang Ubi Barat, Hj. Rita Wati Anwar, S.Th.I., M.Si., yang juga menjabat sebagai Lurah Talang Ubi Timur, menjelaskan kronologi kejadian nahas tersebut.
Menurutnya, insiden terjadi pada malam Kamis saat hujan gerimis. Korban bersama istri dan kedua anaknya sedang dalam perjalanan pulang setelah berjalan-jalan. Mereka berboncengan berempat melewati jalanan yang licin dan berlumut. Saat memasuki sebuah lorong, motor yang mereka tumpangi kehilangan kendali akibat kondisi jalan yang licin tanpa drainase, menyebabkan air mengalir ke permukaan jalan.
“Ban motor mereka selip, sehingga mereka terjatuh ke arah kanan, ke tebing yang di bawahnya terdapat rumah tetangga mereka. Sang ibu jatuh lebih dahulu dan kepalanya terbentur lantai rumah warga, sementara suaminya jatuh di atas istrinya. Anak mereka yang masih bayi juga ikut terjatuh, tetapi hanya mengalami benjolan di kepala,” ujar Hj. Rita Anwar.
Lebih lanjut, Hj. Rita yang akrab disapa Mis Lurah menjelaskan bahwa kondisi istri Candra cukup parah, diduga mengalami cedera di bagian kepala. Sementara suami korban dalam kondisi baik-baik saja, namun anak mereka yang satu lagi dalam keadaan kritis.
“Istri korban awalnya dilarikan ke RS Pertamina, tetapi karena kondisinya serius, ia dirujuk ke RSUD Talang Ubi. Saat hendak dirujuk ke Palembang, ternyata seluruh ruang ICU penuh. Akhirnya, Senin (17/3/2025), korban meninggal dunia di RSUD Talang Ubi Gedung Baru H. Anwar Mahakil,” ungkapnya.
Sementara itu, anak korban yang kritis telah dirujuk ke Palembang dan kini kondisinya mulai membaik. “Alhamdulillah, kondisi anaknya sudah membaik dan insyaAllah minggu ini diperbolehkan pulang,” tambah Hj. Rita.
Peristiwa tragis ini menjadi duka mendalam bagi keluarga korban serta masyarakat sekitar. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran menghadapi cobaan ini.(Im)






