Warga Muara Enim Keluhkan Pemadaman Listrik Berulang: “Kami Takut Barang Elektronik Rusak”

Prarea.com, Sabtu, 23 November 2024 – Warga Kelurahan Air Lintang, Muara Enim, mengeluhkan pemadaman listrik yang terlalu sering terjadi dalam dua minggu terakhir. Mereka mengungkapkan keresahan atas layanan listrik yang dianggap tidak memadai, terutama saat hujan ringan yang kerap menyebabkan listrik mati-nyala berulang kali.

“Kami bingung, kalau hujan sedikit saja, pasti lampu mati hidup terus. Kami takut barang elektronik rusak. Apa pihak PLN mau ganti kalau itu terjadi?” ungkap salah seorang warga.

Warga juga menyoroti ketidakadilan dalam pelayanan PLN. Menurut mereka, keterlambatan membayar tagihan listrik langsung direspons cepat oleh pihak PLN, sementara kerugian masyarakat akibat pemadaman listrik seperti ini tidak mendapatkan kompensasi.

“Jangan giliran warga telat bayar listrik, cepat sekali nagihnya. Tapi giliran masyarakat dirugikan, tidak ada kompensasi,” tambah warga lainnya.

Selama dua minggu terakhir, wilayah Air Lintang kerap mengalami pemadaman listrik setiap kali hujan ringan. Situasi ini memicu kekhawatiran lebih lanjut, mengingat Muara Enim dikenal sebagai salah satu lumbung energi terbesar.

Menanggapi keluhan ini, Manager PLN Irfan Maulana melalui pesan WhatsApp menyampaikan permohonan maaf atas gangguan yang terjadi. “Walaikumsalam. Sedang ada gangguan dari Gardu Induk Bukit Asam. Petugas sedang melakukan penormalan di lapangan. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” tulisnya.

Warga berharap pemerintah daerah dapat turun tangan memberikan teguran kepada PLN agar meningkatkan pelayanan. “Jangan sampai Muara Enim ini jadi kabupaten yang sering mati lampu. Sebagai daerah lumbung energi, seharusnya layanan listrik di sini jauh lebih baik,” tegas mereka.(aep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *