PALI, ZBS — Menanggapi kritik masyarakat terkait masih ditemukannya rumah penerima bantuan sosial yang dinilai sudah layak atau bahkan tergolong mampu, Dinas Sosial Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) memberikan klarifikasi bahwa pihaknya bukan lembaga yang melakukan pendataan awal penerima bantuan sosial, melainkan hanya pengguna data yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Sosial Kabupaten PALI, Metty Etika, SE., M.Si., menjelaskan bahwa data penerima bantuan sosial berasal dari basis data nasional yang dihimpun oleh sejumlah lembaga, antara lain Regsosek BPS, DTKS, dan P3KE. Dinas Sosial kabupaten hanya menerima data tersebut untuk ditindaklanjuti dalam penyaluran program bansos.
“Perlu diluruskan, Dinas Sosial kabupaten bukan pihak yang melakukan pendataan awal. Kami hanya menerima dan menggunakan data yang sudah ditetapkan. Ketika ada rumah yang dinilai sudah layak, itu menunjukkan bahwa data memang perlu terus dimutakhirkan,” tegas Metty Senin (29/12/2025)
Menurutnya, wajar jika masyarakat mempertanyakan kenapa masih ada rumah “agak layak” bahkan sudah mampu, namun masih menerima bansos. Namun ia menegaskan, bukan berarti seluruh kesalahan harus diarahkan kepada Dinas Sosial kabupaten.
“Terkadang yang disalahkan selalu Dinsos. Padahal sumber data berasal dari tingkat pusat dan pengumpulan data dilakukan berlapis melalui instrumen nasional. Tugas kami di daerah adalah memverifikasi, memperbaiki, dan mengusulkan perubahan, bukan menentukan sepihak siapa yang berhak menerima,” jelasnya.
Metty menambahkan, untuk menindaklanjuti persoalan tersebut Dinas Sosial terus melakukan verifikasi lapangan, pemasangan stiker, hingga mendorong graduasi bagi penerima yang sudah mampu.
Ia menegaskan bahwa pemasangan stiker bukan bertujuan menyudutkan warga, melainkan alat transparansi untuk memperbaiki data.
“Kami tidak ingin menyalahkan masyarakat dan masyarakat juga jangan salah alamat menyalahkan pemerintah daerah. Mari bersama melakukan pengawasan. Jika ada yang tidak layak menerima, silakan laporkan untuk diproses graduasi,” ujarnya.
Metty menutup bahwa Dinas Sosial PALI tetap berkomitmen memastikan bantuan sosial tepat sasaran.
“Yang paling penting adalah bantuan sampai kepada yang benar-benar membutuhkan. Itu fokus kami,” pungkasnya.(Im)












